Landasan Teori : Pembangunan Ekonomi Daerah


Cepat Mendatangkan Duit Berlimpah
Dapatkan Info Lengkapnya dBC Network.

Sangat cocok utk Semua Kalangan

-----------------------------------------------------------

Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses di mana pemerintah daerah dan masyarakatnya mengelola sumber daya-sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi dalam wilayah tersebut (Arsyad, 1999b:108). Dalam pembangunan suatu daerah, pemerintah daerah beserta partisipasi masyarakatnya serta dengan menggunakan sumber daya-sumber daya yang ada, harus mampu menaksir potensi sumber daya-sumber daya yang diperlukan untuk merencanakan dan membangun perekonomian daerah.

Masalah-masalah mendasar yang dihadapi daerah, koordinasi dan keselarasan perencanaan pembangunan antarsektor perlu mendapat perhatian utama. Pendekatan sektoral dalam perencanaan dimulai dengan tinjauan tentang sektor-sektor yang perlu dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan pembangunan daerah. Jadi dalam pendekatan sektoral, tinjauan dititikberatkan pada sektor mana yang perlu mendapat prioritas dan perlu dikembangkan sesuai dengan potensi yang dimilikinya dan orientasi pembangunan daerah yang bersangkutan. Teori mengenai pembangunan daerah yang terkait dengan penelitian ini antara lain teori pembangunan tidak seimbang dan Teori Export Base.

Teori pembangunan tidak seimbang. Teori pembangunan tidak seimbang menyanggah teori pembangunan seimbang yang menyatakan bahwa suatu pembangunan diperlukan suatu pembangunan yang simultan di berbagai industri (sektor). Menurut Hircshman (1958) mengenai teori tidak seimbang, dalam proses pembangunan akan tampak sektor kegiatan ekonomi yang mengalami perkembangan dengan laju yang berbeda (lihat Arsyad,1999a:99).

Pembangunan tidak seimbang ini sesuai bagi daerah-daerah yang menghadapi masalah mengenai kekurangan sumber daya, sehingga usaha pembangunan pada suatu periode waktu dipusatkan di beberapa sektor yang akan mendorong penanaman modal yang terpengaruh di berbagai sektor pada periode berikutnya. Oleh karena itu sumber daya yang langka dapat digunakan secara efisien pada setiap tahap.

Teori Export Base. North (1964) menyatakan bahwa sektor ekspor penting sekali peranannya dalam pembangunan daerah karena sektor tersebut dapat memberikan dua sumbangan penting kepada perekonomian suatu daerah (lihat Sukirno, 1976:127). Ekspor secara langsung menimbulkan kenaikan pada pendapatan faktor-faktor produksi dan pendapatan daerah. Di samping itu perkembangan ekspor akan menciptakan pasar bagi industri lokal. Untuk menjaga agar kegiatan ekonomi menjadi bertambah kuat,maka jenis ekspor diperbanyak sehingga dapat mengurangi akibat goncangan terhadap daerah tersebut yang ditimbulkan oleh perubahan-perubahan yang terjadi di luar daerah tersebut.