Tampilkan postingan dengan label teknik analisis data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknik analisis data. Tampilkan semua postingan

Teknik Pengumpulan Data & Teknik Analisis Data


Cepat Mendatangkan Duit Berlimpah
Dapatkan Info Lengkapnya dBC Network.
Sangat cocok utk Semua Kalangan
---------------------------------------------------------------------------

Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ada yang menggunakan teknik penelitian kancah/lapangan (field research), yaitu dengan cara mengumpulkan data-data dan informasi secara langsung pada lokasi dan obyek penelitian. Menurut Hadi (1984:11) penelitian kancah adalah “Suatu penelitian yang dilakukan di kancah/lapangan, terjadinya gejala-gejala dengan mengumpulkan data dan informasi secara langsung pada lokasi dan obyek penelitian”

Beberapa sumber data yang diambil untuk dilakukan analisis adalah sebagai berikut :

  1. Dokumentasi, yaitu memanfaatkan data-data sekunder dilapangan. 
  2. Wawancara mendalam (in depth interview), untuk mendapatkan data kualitatif serta beberapa keterangan yang tidak diperoleh dari data sekunder. Wawancara mendalam ini dilakukan terhadap nara sumber (key informan) yang dianggap memiliki pengetahuan yang memadai tentang suatu persoalan atau fenomena yang sedang diamati.
  3. Pengamatan atau observasi langsung terhadap obyek penelitian untuk menggali aspek-aspek yang relevan dan penting sebagai dasar analisis dan interpretasi yang akan dilakukan. Pengamatan di lapangan ini bertujuan untuk menggali kemungkinan adanya informasi yang terlewatkan dari pedoman wawancara yang dilakukan dan berupaya memperkaya dimensi pengamatan dari fenomena penelitian yang ada.

Teknik Analisis Data
Analisa data, menurut Patton (dalam Moleong, 1994:103) adalah Proses mengatur urutan data, mengorganisasikannya kedalam suatu pola, kategori dan satuan uraian  dasar. Ada dua teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini, sebagai berikut :

  1. Teknik deskriptif analisis untuk mengungkapkan atau menggambarkan mengenai keadaan atau fakta yang akurat dari obyek yang diamati, yang disesuaikan dengan teori atau dalil yang berlaku dan diakui. 
  2. Teknik sintesis preskriptif dengan tujuan untuk membangun kembali hasil  analisis kritis yang dilakukan yang dapat disintesakan kedalam variabel penelitian, sehingga diperoleh pengertian yang mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi itu.

Teknik Analisis Data (1)

kebenaran suatu hasil penelitian ilmu-ilmu sosial sangat ditentukan pula keterandalan alat ukur yang digunakan. Apabila alat ukurnya tidak valid dan  reliabel, maka akan diperoleh data hasi penelitian yang bias atau diragukan kebenarannya. Mengingat pengumpulan data ini dilakukan melalui kuesioner, maka faktor kesungguhan responden dalam menjawab pertanyaan merupakan satu hal yang sangat penting. Untuk itu diperlukan dua macam test (uji), yaitu test validity (uji kesahihan) dan test realibility (uji keterandalan).

Test of Validity (Uji Kesahihan)
Singarimbun (1995:124) menyatakan bahwa “validitas merujuk pada sejauh mana suatu alat dapat mengukur apa yang ingin diukur”. Dengan kata lain, Nasution (1996:105) mengatakan bahwa “validitas membuktikan taraf kesesuaian antara yang diamati oleh peneliti sesuai dengan apa yang sesungguhnya ada dalam kenyataan”. Sehingga, jika peneliti menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data penelitian, maka kuesioner yang digunakan tersebut harus mampu mengukur apa yang ingin diukurnya. Suatu test dapat dikatakan mempunyai validitas tinggi jika tes tersebut menjalankan fungsi ukurnya atau memberikan hasil yang sesuai dengan maksud dikenakan test tersebut.

Selanjutnya uji validitas untuk jawaban kuesioner tingkat pengukuran Likert’s Summated Rating  dilakukan melalui teknik korelasi antara masing-masing item pertanyaan dengan total item pertanyaan tersebut. Karena data yang diperoleh adalah data yang bertaraf ordinal maka uji korelasi yang digunakan adalah teknik korelasi Rank-Spearman (Spearman’s-Rho).

Selanjutnya untuk menentukan validitas sebuah pertanyaan dilakukan uji t-student dengan taraf signifikansi 95% atau alpha = 0,05, thitung yang diperoleh dibandingkan dengan ttabel, dengan derajat kebebasan (dk = n-2) (92 = 94-2). Ketentuan yang dipakai adalah :
1.    Jika t-hitung  > t-tabel maka pertanyaan tersebut adalah valid.
2.    Jika t-hitung  < t-tabel  maka pertanyaan tersebut adalah tidak valid.

Test of Reliability (Uji Keandalan)
Penerapan tes ini untuk mengetahui apakah alat pengumpul data yang dipergunakan menunjukkan tingkat ketepatan, keakuratan, kestabilan atau konsisten dalam mengungkapkan gejala tertentu dari sekelompok individu, walaupun dilakukan pada waktu yang berbeda-beda. Dalam penelitian ini akan menggunakan test belah dua. Teknik test belah dua dalam penelitian ini (Arikunto, 1996:171-173) menggunakan teknik test belah dua dari Spearman-Brown, menurut Singarimbun (1995:144) dalam tahapan selanjutnya dilakukan dengan urutan sebagai berikut :
  1. Membagi item-item yang valid menjadi dua belahan. Dalam penelitian ini cara yang diambil adalah berdsarkan nomor ganjil-genap. Nomor ganjil sebagai belahan pertama dan nomor genap sebagai belahan kedua.
  2. Skor masing-masing item pada belahan dijumlahkan, sehingga menghasilkan dau skor total untuk masing-masing responden, yaitu skor total belahan pertama dan skor total belahan kedua.
  3. Mengkorelasikan kedua skor tersebut dengan menggunakan teknik korelasi Rank-Spearman (Spearman’s Rho).
Selanjutnya untuk menentukan reliabilitas alat pengumpul data (kuesioner) dilakukan uji t-student dengan taraf signifikansi 95% atau alpha = 0,05, thitung yang diperoleh dibandingkan dengan ttabel, dengan derajat kebebasan (dk = n-2) (92 = 94-2). Ketentuan yang dipakai adalah :
  1. Jika t-hitung  > t-tabel maka pertanyaan tersebut adalah reliabel
  2. Jika t-hitung  < t-tabel  maka pertanyaan tersebut adalah tidak reliabel
Bagi pertanyaan yang tidak reliabel maka pertanyaan tersebut dibuang atau di ganti. Adapun pelaksanaan perhitungan korelasi rank-spearman ini, peneliti menggunakan komputer dengan bantuan program SPSS versi 10.