Tampilkan postingan dengan label tipologi klassen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tipologi klassen. Tampilkan semua postingan

ringkasan catatan tentang tipologi pertumbuhan ekonomi daerah

untuk mendapatkan gambaran umum tentang struktur pertumbuhan ekonomi daerah digunakan klassen typologi yang membedakan suatu daerah menjadi empat kelompok yaitu:
  1. daerah maju dan tumbuh dengan cepat (rapid growth region) apabila daerah memiliki laju pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan perkapitanya lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi propinsi dan pendapatan perkapita propinsi;
  2. daerah maju tapi tertekan (retarded region) apabila laju pertumbuhan ekonomi daerah lebih kecil dari pada laju pertumbuhan ekonomi propinsi akan tetapi pendapatan perkapita daerah lebih besar dari pendapatan perkapita propinsi;
  3. daerah sedang tumbuh (growing region) yaitu daerah yang berkembang dengan cepat apabila laju pertumbuhan ekonomi daerah lebih besar dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi propinsi akan tetapi pendapatan perkapita daerah lebih rendah dari pendapatan perkapita propinsi;
  4. daerah relatif tertinggal (relatively backward region) apabila kabupaten memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita lebih rendah dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita propinsi.

Alat Analisis : Analisis Klassen Typologi dan Location Quotient (LQ)


Cepat Mendatangkan Duit Berlimpah
Dapatkan Info Lengkapnya dBC Network.

Sangat cocok utk Semua Kalangan

------------------------------------------------------------

Untuk mengetahui gambaran tentang pola dan struktur pertumbuhan ekonomi daerah dalam penelitian bisa digunakan Klassen Typologi  sebagai dasar untuk mengadakan analisis. Alat ini dipakai guna mendapatkan klasifikasi laju pertumbuhan ekonomi daerah, sedangkan data yang digunakan adalah laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita.

Jika pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita yang ada di suatu Kabupaten dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan perkapita suatu Propinsi, akan diperoleh gambaran mengenai pola dan struktur pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten. Melalui perbandingan tersebut akan diketahui pola pertumbuhan daerah suatu Kabupaten berdasarkan Klassen Typologi.

Analisis  Location  Quotient (LQ)
Analisis basis ekonomi yang sering  disebut sebagai teori basis ekonomi biasanya digunakan untuk mengidentifikasi Produk Domestik Regional Bruto dalam menentukan sektor unggulan (basis). Apabila sektor unggulan tersebut dapat dikembangkan dengan baik  tentunya mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah  secara optimal. 

Arsyad (1999:140-141) menjelaskan bahwa teknik Location Quotient (LQ) dapat membagi kegiatan ekonomi suatu daerah menjadi dua golongan yaitu:
1.             kegiatan industri yang melayani pasar di daerah itu sendiri maupun di luar daerah  yang bersangkutan. Industri seperti ini dinamakan industry basic;
2.             kegiatan ekonomi atau industri yang melayani pasar di daerah tersebut, jenis ini dinamakan industri lokal (industry non basic).

Analisis Location Quotient  dapat menunjukan besar kecilnya peranan sektor perekonomian di sebuah Kabupaten dengan  membandingkan sektor yang sama di  tingkat Propinsi.  Metode ini digunakan untuk mengetahui sektor unggulan potensial yang  dapat  dikembangkan di sebuah Kabupaten dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari hasil perhitungan location quotient (LQ) ini dapat diketahui apabila:
1.             LQ suatu sektor  › 1 dikatakan bahwa sektor tersebut merupakan sektor unggulan;
2.             LQ  suatu sektor ‹ 1 dikatakan bahwa sektor tersebut bukan merupakan sektor unggulan.

Landasan Teori : Tipologi Perekonomian Regional & Disparitas Regional


Tipologi Perekonomian Regional

Pola pertumbuhan ekonomi suatu wilayah dapat digambarkan melalui tipologi Klassen. Pengelompokan suatu daerah didasarkan pada perbandingan tingkat pertumbuhan (r) dan pendapatan (y) kabupaten/kota dengan tingkat pertumbuhan dan pendapatan rata-rata Propinsi. Tipologi Klassen membagi  daerah  menjadi empat yaitu :
a.      daerah maju dan tumbuh cepat (rapid growth region), yaitu kabupaten/kota yang laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapitanya lebih tinggi dibanding rata-rata propinsi. Daerah ini merupakan daerah yang paling maju tingkat pembangunan dan pertumbuhan ekonominya;
b.      daerah yang berkembang cepat (growing region), yaitu kabupaten/kota yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, tetapi pendapatan per kapitanya lebih rendah dibanding rata-rata propinsi. Daerah ini mempunyai potensi pengembangan besar tetapi belum dimanfaatkan secara baik;
c.       daerah maju tetapi tertekan (retared region), yaitu kabupaten/kota yang tingkat pendapatan per kapita lebih tinggi tetapi pertumbuhan ekonominya lebih rendah dibanding rata-rata propinsi. Daerah pada klasifikasi ini relatif telah maju,  tetapi laju pertumbuhan ekonominya menurun akibat tertekannya kegiatan utama pembangunan di daerah ini;
d.      daerah relatif tertinggal (relatively backward region), yaitu kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita lebih rendah dibanding rata-rata propinsi. Tingkat kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi di daerah ini masih relatif rendah. (Syafrizal, 1997 : 30-31).

Disparitas Regional

Tujuan pembangunan bukan semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi, salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan di Indonesia adalah tingkat pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya. Indeks Williamson merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat pemerataan pembangunan, yaitu dengan mengukur tingkat kesenjangan regional  di suatu wilayah. 

Angka Indeks Williamson dinyatakan dalam skala 0–1. Semakin mendekati angkat satu, semakin besar tingkat kesenjangan di suatu wilayah. Sebaliknya, semakin mendekati angka nol, semakin kecil tingkat kesenjangan   di wilayah tersebut, atau semakin merata tingkat pendapatan rata-rata masyarakatnya.

https://www.tokopedia.com/bungaslangkar/paket-oleh-oleh-khas-banjarmasin-kalimantan-selatan